"Brunch" Ini Penuh Menu Jepang Autentik

Written By bopuluh on Minggu, 21 April 2013 | 21.47

KOMPAS.com – Berbicara gaya makan brunch yang kerap ditawarkan restoran-restoran di Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia identik dengan hari Minggu alias Sunday Brunch dan hidangan barat. Namun, restoran satu ini berbeda.

Istilah brunch sendiri merujuk pada waktu makan di antara jam sarapan dan jam makan siang. Umumnya brunch dimulai pada pukul 11.00. Konsep brunch yang ditawarkan restoran biasanya berupa hidangan prasmanan makan sepuasnya.

Nah, restoran Sekitei yang terletak di lantai dua Grha Bimasena, The Dharmawangsa Jakarta, juga mulai menawarkan brunch. Uniknya, brunch yang ditawarkan adalah Saturday Brunch alias brunch di hari Sabtu. Menunya pun serba Jepang.

Sekitei sendiri memang restoran Jepang. Executive Chef atau kepala koki pun seorang Jepang asli bernama Yamaji Masaharu. Dari tangannya, hadir aneka menu Jepang. Masakan Jepang yang ditawarkan pun penuh rasa autentik khas Jepang. Tengok saja seperti station sukiyaki dan sushi.

Ada beberapa station di Sekitei untuk Saturday Brunch. Awali dengan hidangan pembuka seperti edamame atau kedelai rebus. Anda harus mencoba aneka sushi dan sashimi yang bisa dimakan sepuasnya. Sebut saja seperti sushi udang, belut, tuna, dan california roll.

Lalu aneka tempura seperti udang dan sayuran yang dibaluri tepung. Makannya tentu dicocol dengan saus kecap khusus untuk tempura. Garingnya tepung berpadu dengan manisnya udang yang segar. Betul-betul enak.

Jangan lewatkan chawan mushi yang lembut dan aneka ramen. Nah berlanjut ke station teppanyaki. Anda bisa nikmati daging, udang, ayam, sampai sayuran, yang dimasak di atas lempengan teppan. Cicipi pula sukiyaki yang menjadi menu andalan.

Sementara station satu ini tak boleh terlewat yaitu nasi goreng wagyu. Koki akan memasaknya station. Anda bisa lihat secara langsung saat nasi digoreng. Daging wagyu yang lembut dan mudah putus saat digigit dengan bumbu sederhana berpadu dengan nasi. Lezatnya tak perlu dijelaskan lagi.

Sebagai hidangan manis untuk penutup makan bisa ke station dessert. Cobalah es krim macha atau teh hijau yang homemade alias buatan sendiri. Padukan dengan mochi khas Jepang yang juga buatan sendiri. Mochi lembut dari ketan tersedia dalam rasa wijen hitam.

Untuk menikmati hidangan Saturday Brunch, Anda harus merogoh kocek sebesar Rp 325.000 (++), sudah termasuk ocha panas atau dingin sepuasnya. Hidangan "Saturday Brunch" bisa dinikmati setiap Sabtu pada pukul 11.00 Sampai 15.00 WIB.

Ikuti twitter Kompas Travel di @KompasTravel


Anda sedang membaca artikel tentang

"Brunch" Ini Penuh Menu Jepang Autentik

Dengan url

http://lovingmothertochild.blogspot.com/2013/04/ini-penuh-menu-jepang-autentik.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

"Brunch" Ini Penuh Menu Jepang Autentik

namun jangan lupa untuk meletakkan link

"Brunch" Ini Penuh Menu Jepang Autentik

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger